39 Help Me for Loving You ”Sah?” ”Sah.” ”Sah!!” ”Alhamdulillah.” Zoffan mengusap telapak tangan ke wajahnya. Dadanya membuncah senang. Ia melantunkan banyak hamdalah dalam hati. Zoffan menoleh ke samping dan tersenyum kepada Eya. Lelaki itu mengulurkan tangannya untuk disalami oleh Eya. Eya tersenyum kepadanya. Senyuman itu sangat cantik bahkan terlihat bersinar seolah cahaya bulan diarahkan hanya kepadanya. Eya mencium punggung tangan Zoffan. Setelah ijab kabul, kedua pasangan itu berlutut di hadapan para tetua. Keduanya meminta maaf karena telah mencoreng nama keluarga. ”Kalian harus jadi orang tua yang baik untuk anak-anak kalian. Bimbing mereka menjadi anak saleh dan saleha. Kenalkan anak-anak dengan ilmu agama sejak dini. Terpenting, dekatkan mereka dengan Al-Quran,” pesan

