Strange Feeling

1823 Kata

21 Strange Feeling   ”Enggak bosan apa, Fan, kampus-toko-kampus-toko saban hari?” tanya Ardinal. Lelaki yang lebih muda dari Zoffan itu memang sesuka hati memanggil dirinya. Terkadang sopan sekali pakai ‘abang’ terkadang libas panggil nama saja. Zoffan tak bermasalah dengan hal itu. Gurat di wajah Zoffan mengindikasikan bahwa ia tidak suka mendapat pertanyaan seperti itu. Namun, Ardinal yang tidak menangkap raut itu justru menambahkan, ”Sudah sebulan Bang Zof enggak kumpul sama kita. Kalau ditambahkan dengan yang sebelum-sebelum, artinya udah lama banget, sejak dia menikah. Emang nikah itu enak, ya, sampai lupain teman-teman?” ”Woaaah, kamu tanya begitu? Emang mau nikah juga? Enggak perlu nikah, Nal, kalau kamu mau yang enak-enak. Kamu tidak lihat itu wajah Zoffan macam diracun? Pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN