Kabar Buruk

1333 Kata

"Siapa perempuan itu?" Rafli menoleh perlahan, ekspresinya tenang meski matanya menyimpan bara. Tidak jadi pergi, kembali ke tempat semula. “Mengapa Ayah tiba-tiba tertarik pada kehidupan pribadi saya?” “Kau tahu betul alasannya. Nama itu sudah mulai beredar. Sebagai pewaris perusahaan, setiap langkahmu disorot. Aku tidak mau ada skandal yang menggerogoti reputasi Mahendra Group.” Alih-alih menjawab, Rafli tersenyum tipis, sinis. “Lucu sekali mendengar kata skandal dari mulut Ayah. Seingat saya, Ayah sendiri tidak asing dengan … permainan perempuan itu sendiri. Betul tidak?" Mata Mahendra menyipit. “Jaga bicaramu, Rafli.” “Kenapa? Karena saya mengingatkan sesuatu yang Ayah sendiri coba kubur? Dunia tahu siapa Mahendra yaitu pengusaha besar dengan kisah cinta berserakan di belakang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN