Episode 17

1262 Kata

Entah ada apa dengannya. Entah karena simpati, tak sadar atau cintanya yang memang terlalu besar. Ajakan untuk sebuah ikatan sakral yang bahkan diucapkan di tempat yang tak spesial, namun mudah saja dengan cepat diiyakan. Dan, sekarang lamaran resmi akan terlaksana kan. "Sumpah, Nye. Masih gak nyangka aja. Kemarin-kemarin gue baru cerita dilamar Ilham, eh sekarang lo. Mana nanti tanggal akad kita deketan. Fix sih, kita ini teman sejati! Harus bikin konten sih, Nye, gak boleh enggak. Pokoknya momen kita tuh harus diabadikan! Titik!" Nadin mengerutkan keningnya melihat diamnya Anye, dia menatap pantulan diri mereka di cermin. "Nye?" panggil Nadin, dia sedikit memajukan tubuhnya. Tak ada jawaban dari Anye, perempuan itu masih diam, sebelum akhirnya setelah beberapa saat Anye berucap.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN