gelang yang di berikan begitu indah hingga membuat mata ku berkaca kaca ,menatap manik lelaki itu disana aku melihat ketulusan dari mata nya.
"Terima kasih sudah mencintai aku, semoga ketulusan kamu bukan hanya sementara saja. aku akan mencoba mencintai kamu juga dengan setulus hati ku" ucap ku dengan rasa tubuh ku yang bergetar hebat.tiba tiba saja lelaki tampan itu berdiri di samping ku.
"cintai lah aku dengan segenap hati mu. aku akan menunggu dengan sabar dan aku tidak akan mengajak kamu bercinta dengan ku kalau kamu merasa kurang nyaman" ucapan lelaki itu sungguh tulus ,dia langsung memeluk ku ,hangat tubuh lelaki ini membuat ku merasa nyaman.
"maaf... maaf untuk malam itu aku terlalu takut kehilangan kamu. sampai aku berani berbuat seperti itu pada mu, ini pertama kali nya aku merasa terlalu mencintai wanita."ucapan nya dengan mata yang berkaca kaca ,sungguh aku ngak tega melihat nya terus meminta maaf.
CUP
aku langsung mencium bibir rizqan, sampai iya benar benar terkejut. aku tak menyangka akan mencium rizqan entah gejolak apa yang aku rasakan ,tapi aku sungguh tidak sanggup melihat nya terus merasa bersalah.
"jangan meminta maaf lagi, mari kita lupakan" ujar ku agar dia tak terus merasa bersalah
" ayo kita kembali jam istirahat sudah hampir habis" ucap ku kepada lelaki tampan itu.
tepat pukul 5 sore semua karyawan yang sudah selesai dengan pekerjaan nya sudah pada mulai berpulangan, aku masih harus menyiapkan 1 laporan lagi. aku tak mengetahui jika azwar memperhatikan ku dari pantry. hingga dia mendekat dan berdiri di belakang ku.
"kenapa laporan belum siap? saya juga mau pulang tau" ucap azwar seperti nya dia mulai kesal.
" ini sudah selesai , saya letakan di meja bapak dulu" ujar ku dan segera melangkah ke atas keruangan pak azwar. sesampai di ruangan aku mendengar suara pintu di kunci membuat ku sedikit bingung. dan ternyata pak azwar yang mengunci pintu dan memasukan kunci nya ke kantong celana nya.
"pak kenapa pintu nya di kunci? gimana saya bisa keluar?" aku bertanya dengan polos nya, dan tiba tiba mendorong tubuh ku ke dinding dengan kuat.
"seperti nya kamu harus mendapat hukuman karna sudah membuat saya telat pulang" kata kata pak azwar membuat aku menjadi takut. aku berdoa semoga ada yang belum pulang dan menggedor pintu.
ketika azwar mendekat kan wajar nya ke arah wajah ku, sontak kami terkejut ketika ada suara lelaki yang menggedor pintu meminta di buka. aku sedikit merasa lega karna lepas dari azwar.
ketika azwar membuka pintu aku melihat jelas lelaki yang berapa di depan pintu itu.ia dia adalah rizqan ,tanpa peduli dia langsung masuk dan menghampiri aku yang masih takut dengan tatapan mata azwar.
rizqan langsung memeluk ku,tubuh ku terasa bergetar efek dari perlakuan pak azwar kepada ku. rizqan yang menyadari nya langsung membawa ku keluar ruangan tanpa permisi dengan azwar. ketika aku sudah masuk kedalam mobil dan rizqan melajukan mobil nya dengan cepat.
rizqan bukan mengantar aku langsung pulang ternyata dia membawa aku ke apartemen nya. begitu aku memasuki apartemen nya aku hanya diam tak bergerak ,hingga dia menarik ku dengan lembut dan kami duduk di sofa ruang tamu.
tak ada pembicaraan sedikit pun ,hanya keheningan, lelaki mengambil wadah yang berisi air hangat dan anduk kecil serta membawa teh hangat untuk ku. lelaki ini begitu tulus dan kurasa kini aku mulai benar benar jatuh cinta dengan lelaki ini.
dia membasahkan handuk kecil tadi lalu menyapukan ke wajah ku dan ke tangan ku. aku merasa sedih karna keheningan ini ,tapi aku juga tidak berani memulai pembicaraan.
"apa dia sempat mencium kamu?" tanya rizqan langsung to the point. aku hanya bisa menggeleng rasanya lidah ku tak mampu berbicara.
"syukur lah ku kira aku terlambat" ucap nya sembari memeluk ku dan mencium kening ku. aku tersipu malu dengan perlakuan nya dan membuat hati ku merasakan bahagia.
CUP
Bibir nya mendarat di bibir ku, dia mencium ku dengan agresif dan terus menuntun. tangan nya pelan tapi pasti mulai melepas kan kemeja nya dan baju ku.
dia langsung membuka kaitan bra ku dan langsung melepar nya ke lantai, rizqan langsung mengulum ujung p******a ku dengan rakus nya. aku sudah tak karuan mendesah nikmat dengan cumbuan nya di p******a ku. puas bermain di p******a ku dia langsung menggendong ku ke dalam kamar nya.
dia langsung melepaskan yang tersisa di antara kami, hingga ketika dia melebarkan kaki ku dia bertanya.
"sayang boleh kah kita bercinta ? aku menginginkan kamu " tanya lelaki itu. aku sudah malu ,dan langsung mengangguk.
rizqan langsung tersenyum senang ,tanpa menunggu lagi dia langsung menjilat ,menggigit kecil k******s ku dan membuat ku mendesah nikmat. dia memasukan 2 jari nya dan mengocokan kewanitaan ku dengan cepat.
" eumhh aahhh... uhhh rizqan, a- aku sudah tidak tahan ,ada yang mendesak keluar. eumhh ahhh ahhh..." aku mendesah tak karuan karena kenikmatan hingga aku tak tahan lagi akhir nya pelepasan ku tiba.
rizqan tersenyum puas, dia langsung memasukan kejantanan nya yang dari tadi sudah keras dan menegang.
"ouh.. ahh eummm ahh aahh" aku mendesah mendapat kenikmatan hujaman kejantanan rizqan , goyangan nya yang membuat aku nikmat tiada tara. semakin kencang lelaki itu memompa kejantanan nya pada kewanitaan ku, aku makin mendesah tak karuan.
"eugh aahhhh..." desah lelaki itu puas ketika pelepasan nya datang di waktu yang tepat. dia tersenyum dan mencium kening ku.
"terima kasih sayang" ucap nya membuat aku bahagia, tapi rasa lelah akibat bercinta membuat ku tertidur nyaman di lengan lekaki itu.