Dua hari telah berlalu semenjak kejadian itu, kini semuanya kembali tenang. Meski tidak untuk hubungan Kayla dan Samir, akibat kesalahpahaman lagi-lagi membuat sebuah hubungan renggang. Sania terlihat melamun setelah selesai menyiapkan makan malam, wanita itu duduk di ruang makan seorang diri. Tak berapa lama, Hanna muncul dan langsung mendekat. Kejadian itu bukan hanya menjadi salah satu pengalaman traumatis untuknya dan Kayla, tetapi juga untuk Sania. "Ma," panggil Hanna pelan seraya duduk di samping Sania. Sania tersadar, lalu melirik ke arah Hanna. Sesaat kemudian berdiri dan berniat pergi, tetapi Hanna sudah lebih dulu menahannya. "Apa Mama masih marah padaku? Hanna minta maaf telah membuat Mama cemas," gumamnya sembari menunduk. "Hanna mohon, jangan abaikan Hanna. Sikap Mama yan

