Butik baru Kayla kali ini, lebih luas daripada butik sebelumnya. Warna dinding yang dipilih pun didominasi warna putih, interiornya elegan dengan tambahan aksen emas di beberapa bagian. Hanna bahkan tidak percaya harga yang ditawarkan bisa dikatakan murah untuk ukuran bangunan seperti ini, hari ini merupakan hari pertama pembukaan butik. Berbagai jenis pakaian muslim pria dan wanita, telah tertata rapi di setiap tempat. Di tengah kekaguman, Hanna dikejutkan oleh kemunculan Kayla yang tiba-tiba melintas sesaat sebelum kakinya melangkah. Kini pandangannya mengikuti gerak kaki Kayla, berjalan ke sana ke mari dari satu pakaian ke pakaian lain. “Ada yang bisa Hanna bantu?” Kayla menoleh, lalu memasang pose berpikir seraya mengedarkan pandangan yang berhenti tepat di sebuah sapu ijuk di sudut

