Ketukan pada meja berulang kali dilakukan, setiap detiknya ingatan Bara melayang ke segala hal. Tentang nasib cintanya yang kini mengambang, masih belum ada kejelasan dari perempuan itu. Apakah dia harus menyerah? Bila Sam mengetahui dirinya yang kini tengah merana karena cinta, pria itu pasti tidak akan segan untuk mengejek. Bara mengembuskan napas, dia menghentikan kebiasaan anehnya ketika tengah berpikir dan memilih untuk bersandar. Kembali helaan napas itu terdengar, matanya terpejam mencoba mencari jawaban atas sekelumit kisah cinta yang tak berujung ini. Terlalu larut dalam lamunan, Bara tidak menyadari seseorang masuk ke ruangan dan berjalan menuju sofa. Sam melemparkan tubuhnya ke atas sofa, dia telungkup sembari menyembunyikan wajahnya di sana. Hening beberapa saat, sampai akhir

