“Anda bilang bahwa salah satu agen Anda mengabari bahwa saya berada di Nefrau. Siapa, Paduka? Siapa dia?” Louca tidak segera menjawab pertanyaanku. Walau sesaat, aku menangkap kegundahan terpancar di kedua matanya. “Apa Anda takut memberi tahu saya?” “Inikah yang kau kehendaki?” Aku memeluk erat Dante yang sekarang tertidur pulas, benar-benar tidak peduli situasi dan kondisi kedua pembicara. “Saya harus mengetahui kebenarannya.” “Awalnya aku hanya mengirim beberapa orang untuk mencarimu,” Louca menjelaskan. “Jaga-jaga bila ada yang hendak menyakitimu. Setelah tahu kau ada di Nefrau, salah satu kota yang berada di bawah kekuasaan Ornella, aku pun menghubungi Duke Ornella. Pada saat itu Duke Henry belum menjabat posisi duke. Maka, aku meminta ayah Duke Henry dan memohon perpanjangan ta

