"Ada apa?" tanya Arga dengan suara khas bangun tidur. "Di mana?" Pemuda bernama Doni itu balik bertanya. "Di bengkel." "Di bengkel?" Dahinya mengernyit. "Bukannya tadi bengkel udah tutup?" "Bengkel emang udah tutup, gue cuma numpang tidur di sini." "Oh, tumbenan." "Ya, lagi kepengen aja. Ngomong-ngomong ada apaan malem-malem telepon gue? Ganggu tidur aja." "Ponakan lu di sini nanyain keberadaan lu. Kata dia kenapa nggak pulang?" "Mau pulang kemalaman. Bilang sama dia suruh pulang, nggak usah nungguin gue, gue mah tidur di bengkel." "Nggak usah gue bilangin juga dia udah denger. Suara lu gue loud speaker." "Oh, ya udah. Kalau gitu suruh dia pulang. Udah, ya. Gue mau tidur lagi. Ngantuk banget." Dengan cepat Elea menyahuti ucapan Arga sebelum sambungan telepon berakhir. "Aku nggak

