"Kenapa baru nyampe sih?" bisik Arga kepada Beni yang saat ini masih berdiri di teras depan. "Beli sate. Nih!" Beni mengangkat kantung keresek berwarna hitam di depan wajah Arga. Raut wajah Arga berubah panik dalam sekejap dan hal itu membuat Ratih merasa aneh dan penasaran, lalu ia pun memutuskan untuk bertanya kepada siapa pun yang mau menjawab. "Ada apa?" Arga dengan Beni saling melirik satu sama lain, lalu Arga menjawab, "Nggak ada apa-apa. Emangnya ada apa?" "Wajah-wajah kalian mencurigakan, kayak ada yang disembunyikan gitu," seloroh Ratna. "Ah, nggak. Biasa aja. Ya udah deh, aku mau istirahat dulu. Sisanya kita bahas lagi besok." Ratih yang tidak ingin buru-buru pulang, tidak merespon Arga yang katanya mau istirahat, tetapi dia malah bicara dengan Beni. "Wah, satenya banyak ju

