Semua diam, lalu semua mata tertuju pada Brian yang mendapatkan perintah langsung untuk menjaga Elea. Dia yang saat ini sedang mengoleskan selai pada rotinya pun langsung berhenti, melihat ke semuanya secara bergantian. "Kenapa kalian menatapku seperti itu? Apakah ada yang aneh?" tanya Brian dengan raut wajah bingung. "Bukannya Lo yang jagain Elea semalem?" tanya Adlan sambil mengacungkan pisau garpu ke arah Brian. "Iya, lalu?" tanyanya masih bingung. "Lalu?" Adlan meneruskan. "Lalu lu pikir gue yang gantiin baju Elea? Gila apa lu?" pekik Brian gantian mengacungkan sendok untuk mengoleskan selai. "Mana berani gue ngelakuin itu. Masuk ke kamarnya aja kagak. Gue baru nyampe aja Elea lagi nangis di sofa, gue dengerin dia curhat sampe gue ketiduran. Gimana caranya gue gantiin baju dia."

