"Udah selesai?" tanya Arga tanpa turun dari mobil. Dia hanya menurunkan kaca, bicara dengan Elea yang saat ini berdiri di sebelah kiri mobil. "Siapa?" tanya Gina sambil menyenggol bahu Elea. "Calon suami kakak tiri gue," jawab Elea datar. "Oh, gue pikir calon suami lu. Cakep gila." Elea memutar kedua bola matanya, malas. "Jangan liat casing. Terkadang yang cakep itu tampak menipu." "Gitu amat." "Elea," panggil Arga lagi. "Apaan sih?" Elea menyahutinya dengan ketus. "Ayo kita pulang!" ajak Arga untuk yang kesekian kalinya. "Aku dijemput pak Joko." "Pak Joko lagi betulin mobil kamu, mogok tadi di rumah." "Kok bisa mogok? Kan nggak aku pake," imbuh Elea. "Justru karna jarang dipakai, jadi gitu. Ayo pulang! Ayah kamu yang minta aku jemput kamu." "Nggak! Aku mau naik taksi aja." "

