Kekasih Baru

1631 Kata

Mentari terus tertawa saat Langit menggendongnya. Apalagi tangan Langit ikut merangkul tangan Mentari yang terjulur di dadanya. Kini, mari sejenak lupakan--dia--yang sudah menjadi kekasih pria yang Tari cintai sepenuh jiwa. Saatnya dia membasuh serta memenuhi sisi keegoisannya. Pun selama bermain. Langit tidak terlihat mengingat si dia. Justru malah Mentari yang terus tersiksa akan rasa bersalah. Sudah empat puluh menit mereka main air. Tapi Langit tidak menunjukkan gelagat mau udahan. "Lang, Lo gak capek?" "Hah? Gak salah Lo. Baru juga dua putaran. Gue bisa berenang sepuluh kali kiteran tau gak!" Langit punya kondisi tubuh yang prima. Meski selarut apapun dia tidur, kalau sudah soal main dia akan sangat bersemangat. Mentari jadi menganalogikan dengan kegiatan lainnya. Kira-kira, L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN