Belasan tahun yang lalu. "Alsila Mentali. Dengan ini kamu dinyatakan sebagai pengantin untuk Langit Plasteya," ucap seorang anak lelaki dengan logat cadel karena gigi susunya yang baru tanggal. Tetapi Langit kala itu, sudah berani mempersunting Mentari sebagai istrinya. Mentari melirik ke mahkota bunga yang Langit pasang untuknya. Gadis kecil 5 tahun itu tidak mengerti maksud Langit. Langit pun sama, dia cuma mengikuti dialog drama yang ditonton bundanya. "Mama...!" Mentari berlari menuju sang mama. Dia juga membuang mahkota bunga dari Langit. Saat melihatnya, perasaan Langit kecil terhempas. Mungkin sejak itu dia merasa... Mentari tidak akan pernah tertarik padanya. * Langit membuang nafas kasar. Ingatan itu kembali hadir, segala kenangan membanjiri otak seperti tanggul yang pecah.

