Sudah menjelang sore ketika Elizabeth bersama rombongan penyidik memasuki istana Neelendra. Mereka sama sekali belum pernah berhenti beristirahat sejak tadi walaupun sudah melewati dua kota besar dan satu-satunya milik Neelendra, Cristelain dan Deamon. Yah, melihat situasi rakyat yang tidak ramah serta melemparinya dengan batu dan sayuran busuk saat Eliz lewat memang tidak memungkinkan mereka untuk berhenti. Elizabeth melihat sekitarnya. Memang tidak banyak yang berubah dari tempat ini. Istana itu masih sekokoh batu karang di tepi pantai, aroma air laut kental berembus dari balik tembok, para pekerja yang sibuk merawat tanaman, beberapa pasukan yang bekerja siang dan malam berpatroli mengelilingi istana dan tembok luarnya… ya tak ada yang berubah. Ia lelah sekali, walaupun sudah sering m

