Vania dan Nick berhasil menyelesaikan semua pekerjaan mereka dengan baik hari itu. Kinerja keduanya tak bisa tidak diacungi jempol. Meski masalah besar sedang menimpa, mereka berdua tetap bisa bekerja secara profesional. Nick yang sejak awal mengagumi Vania, sungguh tidak keberatan menjadi papa dari anak yang Vania kandung asal sahabatnya tersebut bahagia karena tetap bisa tampil sempurna di mata semua orang, terutama di mata orang tuanya. Sebenarnya kecil urusannya jika ingin meminta pertanggungjawaban Adrian selaku papa biologis anak yang Vania kandung, tapi masalahnya CEO cantik itu yang tak mau berurusan dengan Adrian lagi. Ia rela jadi tameng Vania asal sahabatnya tersebut tenang. “Yuk, pulang, Vania!” ajak Nick mengulurkan tangannya pada CEO cantik yang baru saja menutup dokumen t

