“Dari tadi lihatin ponsel mulu, nunggu Nak Devan telfon?” tanya mama Danisa yang menyadari gelagat gelisah dari anak wanitanya. Danisa mengangguk. “Anak kita sudah kangen sama suaminya, Pa. Belum ada setengah jam lo padahal.” “Jangankan setengah jam, Ma. Dua menit aja udah ditanyain,” goda lelaki yang tengah menyetir “Mama, papa, kenapa godain Nisa mulu sih? Kebiasaan deh,” ucap Danisa yang mengerucutkan bibirnya. “Enggak, enggak, Sayang. Kami hanya bercanda. Wajar kok, kalian kan pengantin baru, jadi bawaannya pengen lengket,” ucap mama Danisa sambil memeluk tubuh anaknya. “Lagian, mana mungkin Devan telfon sekarang, Sayang. Ia pasti masih di perjalanan. Sabar dikit, kalau sudah sampai juga ia pasti menghubungimu. Kayak gak pernah ke Inggris saja.” Danisa terdiam. “Mau susulin Dev

