Irawan mendengkus sebal, lantaran ia merasa sudah dikerjai habis-habisan secara sengaja oleh sang mama. Pasalnya sudah tiga hari berlalu sejak pengakuan Irawan pada Hanami mengenai perasaan hatinya pada Fawnia. Namun apa yang didapat pria itu? Nihil. Informasi tentang kota tujuan kepindahan Fawnia tak kunjung ia dapat meski sudah menceritakan semuanya pada sang mama. Mau tahu alasan sang mama kenapa tak mau membocorkan tujuan kepindahan Fawnia pada Irawan? “Fawfaw itu putri kesayangan di keluarganya, juga menantu kesayangan mantan mertuanya. Kalau kamu mau berjuang, berjuang sendiri. Mama lihat dari sini sejauh mana usahamu.” Kalimat itulah yang meluncur manis dari mulut Hanami ketika Irawan menagih informasi tentang kepindahan Fawnia. “Tapi Mama udah janji lho,” desak Irawan kala itu.

