Tepat pukul satu dini hari Irawan dan Andi tiba di Batam. Keduanya langsung menuju proyek pembangunan di mana kecelakaan kerja yang dikabarkan oleh Edward tadi terjadi. Padahal pusat perbelanjaan yang tengah dikerjakan oleh Worley Group, perusahaan yang didirikan oleh Irawan, sudah memasuki tahap akhir. Namun justru terjadi musibah yang tak pernah diprediksi seperti ini. “Gimana Ed?” Irawan menepuk punggung Edward yang sedang mengawasi jalannya evakuasi korban dari tempat terjadinya kejadian. “Eh, Pak Irawan sudah sampai.” Pria bernama Edward tersebut sedikit berjingkat karena tak menyangka atasannya sudah sampai. “Korban terakhir sudah berhasil dipindahkan, Pak. Ambulance terakhir baru saja menuju rumah sakit terdekat.” lapor Edward lagi. Irawan mengangguk sekali, lantas berjalan mende

