Lagi-lagi Irawan kalah satu langkah dari pergerakan sang istri. Awalnya Irawan sama sekali tak menaruh curiga jika kamar rawat sang istri sudah ditinggalkan oleh penghuninya. Lantaran masih ada satu bodyguard yang berjaga di depan pintu. Kecurigaan pertama muncul ketika tengah malam, biasanya Irawan akan terbangun karena mendengar perawat yang berkunjung untuk memeriksa kondisi Fawnia. Namun tidak dengan malam ini, tak ada satu orang perawat pun yang mengunjungi kamar istrinya untuk sekedar memeriksa tekanan darah atau mengganti labu infus. Kecurigaan berikutnya semakin menjadi tatkala menjelang subuh, beberapa petugas kebersihan masuk ke kamar rawat Fawnia dengan membawa banyak peralatan kebersihan. Irawan yang baru tiba dari masjid langsung menghadang kedua petugas tersebut. "Heh, ini

