Irawan merasa langkahnya untuk dekat terlebih dahulu dengan Fauzan adalah keputusan yang paling tepat sejak ia memantapkan hati untuk menarik perhatian Fawnia. Buktinya, Fauzan kini sepenuhnya percaya padanya, bahkan untuk menemani Fawnia kembali ke Surabaya karena keadaan darurat, Fauzan memasrahkan adiknya untuk Irawan jaga. “Ini gue setengah terpaksa loh Wan, jangan gede kepala dulu. Besok istri gue baru nyampe sini, nggak mungkin langsung gue tinggal kan? apalagi kondisi anak gue yang baru sembuh dari demam. Gue bener-bener titipin adek gue sama elo selama perjalanan, lecet dikit aja leher lo yang jadi taruhannya!” “Satu lagi. Besok di Surabaya, tolong jangan tinggalkan Nia seorang diri saat menjenguk mertuanya. Jangan sampe diapa-apain sama si kar—, eh mantan suaminya maksud gue. M

