"Good morning princess!" "Morning." jawabnya singkat. Ini masih terlalu pagi untuk memulai pertengkaran baru. Shania hanya diam sementara Bara masih memikirkan topik terbaru untuk bahan obrolannya dengan Shania hari ini. Gadis itu semakin hari semakin sulit untuk diajak bicara tapi anehnya membuat gadis itu semakin menggemaskan. "Gue mau ngomong sesuatu nanti pulang sekolah, lo ada waktu?" tanya Bara padanya. Ia harap Shania tidak menolaknya lagi. Meski ia playboy kelas kakap, baru kali ini ada seseorang yang berani menolaknya sebelumnya. Semua rayuannya seakan tak mempan untuk Shania. Benteng pertahananya bagai terbuat dari baja. "Nggak." "Ayolah, sebentar aja, gue gak bakal ngapa-ngapain lo, asli." ucapnya lagi mencoba membujuk Shania. Gadis itu sedang tidak mood untuk berbicara de

