• Part 15 - Hate Or Be Hated •

1447 Kata

Shania menyandarkan punggungnya pada bangku taman. Sejenak, ia ingin melupakan kejadian hari ini. Alhasil ia harus membolos untuk itu. Otaknya terlalu banyak menduga berbagai hal yang membuat konsentrasinya pecah berkeping-keping setiap saatnya. Gadis itu memejamkan matanya, menghirup udara di taman belakang sekolah adalah salah satu cara menghilangkan stres yang baik. Bara. Satu nama berjuta akal dipikiran Shania. Laki-laki itu bahkan membuatnya sangat takut di setiap detiknya. Rasanya ia benar-benar ingin menangos mengingat kejadian tadi siang. Ia tidak tahu bagaimana nasibnya jika bibir milik Bara sudah meninggalkan jejak di bibirnya. Mengingatnya saja, Shania tahu jika tenggorokannya ingin berteriak sekeras mungkin. Parahnya, sebelum pergi dari sana ia tak sengaja melihat Zidan dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN