• Part 10 - The Ice Begins To Melt •

1230 Kata

Suara sedok dan piring yang bersentuhan membuat suasana semakin ramai, ditambah dengan teriakan siswa siswi yang tengah mengucapkan menu makanan yang mereka pesan. Semua itu menjadi kenikmatan tersendiri ketika duduk bersama teman atau sahabat di kantin dan mengobrolkan beraneka topik pembicaraan. Seperti mereka berempat yang tengah duduk di sudut kantin yang jauh dari jangkauan suara berisik. Athlan menusukkan garpunya pada bakso berukuran sebesar bola ping pong itu lalu memasukkannya ke dalam mulut. Matanya melirik ke arah Agam yang duduk di samping kanannya. Wajah laki-laki itu tampak tak seperti biasanya. Ia pun berdeham cukup keras yang membuat ketiga sahabatnya itu berhenti untuk menguyah makanan dan terfokus padanya. "Lo keselek kulit durian, Than?" tanya Adrian dengan wajah polos

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN