Episode 22

1132 Kata

     Sebulan sudah berlalu, dan Amierra menjalani hidupnya dengan penuh kegelisahan dan rasa takut. Apalagi Djavier tidak menghubunginya setiap hari, bahkan seminggu sekali saja jarang. Apa sesibuk itu pekerjaannya?             Dalam seminggu ini Amierra sudah seperti singa betina yang siap menerkam siapa saja yang mengusiknya. Ia merasa kesal campur rasa takut karena Djavier belum juga memberinya kabar. Bahkan Milla harus beberapa kali mengusap dadanya untuk lebih bersabar menghadapi Singa Betina ini.             Pagi itu Amierra bangun dari tidurnya dengan kepala yang pusing dan perut yang melilit dan bergejolak. Ia berlari menuju ke kamar mandi dan memuntahkan segalanya yang ada di dalam perutnya, dan rasanya sangat menyakitkan. Apalagi yang termuntahkan hanya cairan bening yang ras

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN