Amierra baru saja menyelesaikan solat isya nya. Dan terdengar suara pintu di ketuk. Membuat Amierra beranjak dari tempatnya dan berjalan menuju pintu depan. Ia membuka pintu dan terlihat Djavier berdiri di sana dengan wajah lelah diiringi senyumannya. Ia mengucapkan salam yang di jawab oleh Amierra seraya mengecup tangan Djavier. “Bagaimana keadaanmu?” tanya Djavier. “Aku baik-baik saja,” ucapnya berjalan melepaskan mukenanya. “Paman mau aku buatkan teh?” “Tidak perlu, kamu pasti lelah. Nanti aku ambil sendiri,” ucap Djavier berjalan menuju ke dalam kamar diikuti Amierra. “Bagaimana masalah pembersihan itu?” tanya Amierra. “Ada beberapa tentara yang positif mengkonsumsi n*****a. Aku sungguh tak menyangka,” gumamnya tampak

