“Anda cepat sekali mengenalku. Biar aku perkenalkan dengan formal. Saya Sersan Heru Rantawingi dari TNI AD.” Deg “Ma-mau apa kau ke sini?” tanya Amierra berusaha menggapai apapun yang ada di sampingnya. “Untuk bertemu langsung dengan istri sang Kapten yang katanya begitu cantik.” Amierra menelan salivanya dengan susah payah, ia sangat ketakutan. “Ya Allah, lindungilah aku dan bayiku. Aku mohon.” “Ada apa Nyonya, kau takut padaku, hm?” tanyanya melangkah mendekati Amierra membuat Amierra terus mundur hingga punggungnya menyentuh pintu di belakangnya. “Jangan macam-macam, Tuan!” ucap Amierra penuh penekanan. “Aku tidak akan macam-macam padamu,” ucapnya. “Hanya sedikit bermain.” Jantung Amierra semakin b

