Perpustakaan

2007 Kata

Rendi sedang asik menemani Rena memetik bunga saat tiba-tiba ada suara yang menginterupsi mereka dari belakang. Suara itu tentunya tak asing bagi Rendi, untuk itu Rendi langsung berbalik.  "Mama?" Rena pun ikut menghentikan kegiatannya memilih bunga. Dia sangat takut untuk berbalik dan menghadapi mama Rendi. Entah kenapa rasanya Rena merasa tak enak dengan apa yang dia lakukan sekarang. Meski Rendi sudah memberi izin tentunya. “Siapa dia Rendi?” suara itu kini terdengar mengintimidasi untuk Rena. Apakah Rena harus berbalik sekarang? “Rena Ma, sahabat Rendi.” “Rena?” Dari raut wajahnya saat ini, mama Rendi berusaha mengingat-ingat nama yang disebutkan tadi. Beberapa detik kemudian beliau membulatkan matanya. “Rena yang kamu temui di Jakarta waktu itu?” “Iya Ma. Rena kenalin, ini Mama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN