Bertepatan dengan keluarnya Rena dari flat, Rendi juga keluar dari flatnya. Mereka saling menatap satu sama lain. Keduanya memang sudah jarang bertemu satu bulan itu. Semenjak Dimas datang, Rendi membuat jarak dengan Rena. Rendi memperlihatkan senyumnya. Dia tak ingin menunjukkan kalau dia tidak baik-baik saja dengan kehadiran Dimas. Namun apa yang Rena lakukan selanjutnya membuat Rendi segera menghampiri gadis itu. Tak bisa menahan rasa sakit hatinya, Rena justru membalas senyuman Rendi dengan menangis. Awalnya memang matanya hanya berkaca-kaca, namun setelah beberapa detik, Rena justru mengeluarkan air mata. "Rena, lo kenapa?" panik Rendi. Rena hanya menggeleng. Percuma dia berpura-pura kuat di depan orang lain, dia tidak bisa menahan itu di depan Rendi, orang yang telah menjadi sa

