Takdir yang ditetapkan untuk manusia memang berbeda-beda. Ada yang hidupnya berjalan lancar seperti jalan raya yang lurus. Terkadang ada juga yang diberikan ujian dari Tuhan semata-mata untuk menguatkan hatinya. Ada saatnya manusia tertawa dan ada saatnya menitikkan air mata. Tawa dan lara itu berdampingan. Seperti air dan minyak dalam sebuah wadah. Tujuh belas tahun Rena telah merasakan banyak hal. Hidupnya pernah berada di atas saat kedua orangtuanya masih utuh. Namun Tuhan bisa membolak-balikkan kehidupan manusia kapanpun sesuai kehendak-Nya. “Assalamualaikum, Ruli.” Rena berjongkok dan mengusap nisan Ruli. Hari ini, Tuhan memberinya kesempatan lagi untuk melihat dunia. Mengembalikan kebahagiaan yang sempat terenggut da

