Tak kuat dengan asap panggangan daging, Shanaya mohon izin untuk pergi masuk ke rumah sementara Davin pergi menemui Rein dan teman-temannya untuk sekedar menyapa. "Selamat malam, Om ...." "Silakan nikmati waktu bersantai kalian. Saat pulang nanti, kalian juga harus berkendara dengan aman ya." Davin memberikan sambutan sekaligus nasihat. "Baik, Om." Anak-anak remaja itu menyahut dengan kompak. Davin menepuk pundak Reiner, tersenyum cerah lalu setelahnya pergi menuju ke dalam rumah untuk menyusul Shanaya. "Perfect banget ya hidup lu, Rein! Lu dianugerahi fisik yang oke, ketampanan yang hakiki, kekayaan yang melimpah, bokap yang super baik dan ibu tiri yang kayak ibu peri," ucap Noah sambil mengabsen kelebihan sederet yang Reiner miliki. "Semua anak remaja mau jadi Reiner!" sahut yang l

