"Hmm, oke. Nanti saya cek lagi. Oke." Nathan memutuskan sambungan teleponnya dengan Rio. Tadi ia meminta asistennya mengirimkan supir juga mobil ke stasiun kereta. Nathan juga mengharuskan Rio untuk mengirimkan mobil termewah untuknya. Pokoknya harus lebih bagus seribu kali dari mobil Arya. Dan barusan Rio menginfokan bila supir tersebut sudah sampai. Tak lupa Nathan menanyakan perkembangan perintahnya mengenai keluarga Tantowidjaja. Tapi pemandangan yang menyambutnya ketika dia mendekat ke tempat tadi ia tinggalkan, membuatnya mengetatkan rahang. "Aku deg-degan mau ketemu Ibu sama Indra." Nathan bisa mendengar kata-kata Arya, meski istri dan lelaki yang katanya mantan pacar dari istrinya itu, tak menyadari kehadirannya. Karena Nathan datang dari arah belakang mereka. Sedangkan Intan

