Pelakor

1102 Kata

Nathan ingin menyahut, tapi ternyata Indah belum selesai. "Tapi kalau bisa aku minta sesuatu, tolong jaga perasaan Ibu juga keluargaku. Jangan bikin mereka terlihat bodoh di hadapan semua tamu yang kebanyakan kolega kamu. Mereka tidak tahu tentang kontrak pernikahan ini. Tidak adil rasanya kalau mereka juga jadi korban keegoisan kamu." Indah pergi dari hadapan Nathan. Berjalan dengan tegap dan tak berbalik sedikit pun. Meninggalkan Nathan yang merasa sakit mendengar ketidakpedulian Indah. Terutama saat diingatkan mengenai kondisi pernikahan mereka yang sebenarnya. *** Seluruh keluarga sudah berkumpul di restoran hotel untuk sarapan bersama. Liliana duduk berdampingan dengan Sukma, terlihat memegang tangan anggota baru keluarganya itu. Kemarin Liliana sudah lebih dulu meninggalkan ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN