❤❤❤ Sembari menunggu waktu makan malam tiba, Vania mencari Litha sambil membawa selembar kertas dan sebuah pulpen untuk mencatat oleh-oleh pesanannya dari Paris nanti. "Kak Litha!" seru Vania nyaring. Litha menoleh kemudian menunggu adik iparnya itu menyusulnya. "Kak Rafa masih belum pulang?" tanya Vania basa-basi. "Belum, Dev. Ada apa?" "Yes!!" Vania bersorak senang. "Dev mau ngomong sama Kakak. Tapi berdua aja, nggak mau ada Kak Rafa," ucap Vania. Litha mengangguk kemudian mengajak Vania ke kamarnya. "Kamu santai saja, Kakakmu itu akan pulang larut karena harus menyelesaikan banyak pekerjaan sebelum kami ke Paris," terang Litha sambil menepuk sofa di sampingnya, untuk Vania duduki. "Kamu mau ngomong apa?" tanya Litha serius. Ia curiga, Vania benar-benar hamil. Dan mungkin saja

