Lanjutan chapter lima puluh enam .... ❤❤❤ Tak berselang lama, mereka pun sampai di kediaman Mawar. Vania menunggu Andrea memarkirkan mobilnya, baru kemudian mereka masuk bersama. "Dev, Ndre, udah sampai?" sapa Litha sambil berjalan menghampiri adik iparnya itu. "Kak Litha kok bau bawang?" tanga Vania sambil cepat-cepat menutup hidungnya. Litha mencium aroma tangannya sendiri, "perasaan nggak terlalu kecium baunya. Kakak udah cuci tangan kok," balas Litha. "Kakak baru masak?" tanya Andrea berusaha mengalihkan pembicaraan. Litha mengangguk penuh semangat. Sementara itu, Vania masih menutup rapat hidungnya dan berjalan menjauh dari Litha. "Nyengat banget aroma bawangnya. Maaf ya, Kak, Dev langsung ke kamar aja. Kakak jangan lupa nanti cuci tangan lagi sampai baunya ilang!" ucap Van

