❤❤❤ Silauan cahaya mengusik tidur Vania. Perlahan, ia pun membuka matanya. Hal pertama yang ia cari adalah keberadaan Andrea. Ia menoleh ke samping, namun sosok itu tak tampak oleh indera penglihatannya. "Mas Andrea," panggil Vania. Ia pun mulai turun dari tempat tidur dan berjalan keluar kamar. "Loh, Dev, baru mau Kakak bangunin," ujar Litha. Vania tersenyum tipis. 'Apakah yang semalam itu hanya mimpi? Apa Mas Andrea tidak benar-benar ada di sini?' batin Vania. "Ayo sarapan, Dev!" ajak Litha. Vania menggeleng. "Loh kenapa? Kamu kemarin tidak makan malam loh. Jangan sampai telat sarapan juga, ya!" ujar Litha. "Aku mau mandi," balas Vania. Litha mengangguk paham, "setelah itu langsung ke ruang makan aja, ya!" Litha. "Tante Vania!!" Vania dan Litha pun menoleh ke arah sumber suara

