Pertemuannya dengan Demian membuat Zara jadi kehilangan nafsu makan meskipun dia sudah merasakan kelezatan makanan di restoran ini. Dia jadi berpikir apakah ke depannya dia mampu bertahan bekerja di tempat yang sama dengan suaminya yang sedang dia gugat cerai? Ah, itu tentulah tidak mudah baginya. Alvano rupanya memperhatikan perilaku Zara sejak tadi. Dia tahu kalau saat ini Zara sedang memikirkan yang baru saja terjadi. Pertemuan wanita itu dengan suaminya. Alvano pun menghentikan makannya dan menatap Zara seksama. "Kamu kenapa sih? Kok jadi murung?" tanyanya. Zara terhenyak dan mengangkat wajahnya. Dia langsung memaksakan senyum. "Oya? Aku terlihat murung ya? Maaf pak." Alvano tersenyum kecil. "Kenapa harus meminta maaf? Kamu kan tidak salah apa-apa. Ada-ada saja kamu ini." "Maaf u

