“Sayang-“ Kemal menegur Lotta yang masih menatap dia dengan tanda tanya di kedua manik indah sang istri. “Bisa kita bicara berdua?” “Mengenai mobilku?” Lotta memberikan pertanyaan, “Jika iya, silahkan Kamu bicara saja di sini-“ ujarnya menolak bicara berdua sama Kemal, “Biar Aku, Kak Martin dan Billy tahu dengan jelas mengapa mobilku yang Kamu bilang diambil curanmor, bisa bersama Kamu saat ini.” Dhuar, Kemal menelan saliva, tidak menyangka sang istri tidak mau diajak bicara dari hati ke hati agar bisa dibohongi dengan cerita baru. Martin dan Billy mengamati gesture Kemal sedari tadi, feeling pasti mobil itu untuk Siska, sehingga Kemal mengatakan diambil curanmor. Sayangnya, Kemal tidak mendapatkan STNK dan BPKB dari Lotta, karena memang sesuai amanat Daniel, barang apa pun yang ber

