Daniel hanya mengantarkan kakaknya sampai ke depan pintu kamar hotel yang biasa di tempati Danu ketika berada di hotelnya. "Kakak cepat masuk! aku pun akan bersenang-senang malam ini, aku sudah ada janji, jadi kakak masuk sendiri saja ya..." ucap Daniel pada kakaknya, saat pintu kamar di depannya sudah mulai terbuka. Saat itu Danu tidak punya firasat atau pemikiran apa-apa selain ingin cepat masuk dan merebahkan tubuhnya diatas pembaringan, Danu merasa kepalanya sedikit berputar-putar dan pusing yang ia rasakan saat itu. Ia lalu mengangguk sebagai jawabannya. "Kakak masuk gih." Ucap Daniel lagi yang ingin memastikan kakaknya masuk kedalam kamar. "Apa kamu sudah memberi kabar pada mama jika aku tidak pulang malam ini?" tanya Danu dengan suara parau dan hampir tidak bisa di mengerti oleh

