Pagi pun menjelang. Di tempat Qiran berada, gadis itu terlihat sudah sibuk menyiapkan sarapan untuk teman satu kamar tidurnya. Yaitu Linda dan Esa. Qiran bangun saat menjelang subuh, ia sudah menanak nasi menggunakan penanak nasi milik Esa, dan membuat lauk telur ceplok serta menumis kangkung. Kangkung sudah tersedia di dalam almari pendingin, dan Linda bilang itu kemarin dirinya yang belanja. Hingga saat keduanya bangun, sarapan itu sudah ada di meja dalam kamarnya. Didalam kamar tersebut hanya ada satu buah almari untuk bertiga. "Wuah...." ucap Esa dan Linda yang terkejut saat mencium bau dan melihat Qiran sibuk membawa makanan itu masuk kedalam dan meletakkannya diatas meja. "Qi...kamu beli dimana pagi begini? baunya enak sekali sih?" ucap kedua temannya itu pada Qiran. "Beli apanya?

