Daniel membiarkan saja jari-jemari tangan itu membuka sesukanya. Daniel lebih sibuk dari apa yang gadis itu lakukan. Ciumannya sudah menjalar merata di setiap inci bagian tubuh Audrey yang tidak tertutup handuk saat itu. "Sayang...sepertinya kamu sudah sangat handal mengenai hal seperti ini?" bisik Audrey pada kekasihnya. Namun Daniel yang mendengar apa yang gadis itu katakan, hanya bisa menggigit namun seakan menyesap ujung pundak gadis itu hingga ia terlihat meringis menahanya. Lalu Daniel segera menyingkirkan laptop dan semua yang ada di atas meja depannya dengan satu tangannya saja. Lalu memindahkan tubuh yang ada di pangkuannya keatas meja tersebut. "Kenapa kamu harus bertanya, sebentar lagi juga kamu akan merasakannya sendiri, apakah aku terlihat amatiran atau sudah profesional!" u

