Kehangatan

1911 Kata

Nur terlihat melihat ke arah lain dengan gugup "Hmm gue khawatir aja lo kenapa napa, kan tadi lo bantu Marcell dan yang lainnya buat lawan body guard nya Jessen. Iya kan?" Sahur Nur "Hmm iya iya, gue gak papa ko. Seperti yang lo liat gue baik baik aja" angguk Dino lalu tersenyum padanya Nur pun membuang nafasnya lega "Hmm oke, syukurlah" jawab Nur datar dengan jantung yang berdegup kencang ******* Beberapa hari berlalu... Aurell nampaknya tengah sibuk membantu ibu Marcel memasak di dapur, tepat di rumah baru Marcell yang sudah selesai di bangun. Dengan penuh cinta ke duanya sama sama memasak untuk seseorang yang duduk di kursi dekat meja makan, yang tak lain dia adalah Marcell. Marcell menatapi ke duanya dengan penuh cinta "Kayaknya sih ini makanan terenak yang pernah Bima rasakan, m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN