Setelah membaca pesan dari laki-laki tersebut, Disa malah mematikan sambungan wifi-nya. Ia meninggalkan begitu saja palet beserta alatnya untuk melukis, lebih baik ia tidur saja. Disa merebahkan badannya lalu menarik selimutnya hingga kepala. Bukannya tertidur ia malah memikirkan, kira-kira Gara meminta tolong apa. Disa kembali menyibak selimutnya, wanita itu melihat lagi nama yang tertera di layar smartphone. Benarkah Gara? Dan nyatanya benar, nomor itu mengaku dia adalah Gara. Disa bangkit dari tidurnya, ia mengacak rambutnya kesal dengan pikirannya yang menduga-duga. Akhirnya malam ini Disa berhasil mengalahkan egonya, wanita itu menghidupkan kembali wifi-nya lalu membalas pesan Gara guna menanyakan hal apa yang bisa Disa bantu. Tanpa ia duga Gara malah menelfonnya. Disa terkejut buka

