Pagi ini jadwal Disa bertemu dengan seseorang penggagas acara pameran art-nya. Karena benar-benar waktunya hanya satu minggu untuk segala persiapan t***k bengeknya yang tidak mudah. Disa ditanya bagaimana konsep yang ia inginkan, agar tidak ada kesalahan informasi nanti saat pameran berlangsung. "Jadi bagaimana konsep yang kamu inginkan Dis?" ujar Rahma salah satu penanggung jawab pamerannya minggu depan. Disa menyesap secangkir kopi yang baru ia pesan, "Sederhana saja kak, yang pasti tidak meribetkan kakak dan tim. Karena ini juga pertama kalinya aku buat pameran kayak gini, yang penting banyak orang dateng dan lihat." sesimpel itu memang keinginan Disa, nyatanya gadis itu tidak terlalu menggebu-gebu. Rahma mengangguk, "Ada berapa karya yang akan kamu pajang nantinya Dis?" "Sekitar 30

