Part 13

2115 Kata

"Dis!" Langkah Disa terhenti, "Apaan?" sahutnya. Ia mendongak menelisik apa yang sedang gadis di sebelahnya lihat. Disa mengikuti arah pandang Rania, ia mengeryit seperti kenal dengan dua orang yang berada di sebrang sana. "Bukannya Gara ya?" celetuk Raina. Benar itu Gara, namun dengan siapa? Ia tak melihat jelas siapa yang di bonceng laki-laki tersebut. "Sama siapa tuh Dis?" Disa mengedikkan bahu, "Gue nggak tau." "Lo kan pacarnya!" Raina berdecak. Disa bodoh soal Gara, tapi kenapa ia masih mau menjadi temannya. Beberapa kali Raina mengingatkan dan banyak kali Disa abaikan. "Udah yuk buruan Rain!" kan lagi-lagi si bebal Disa menghiraukan cuitan Raina. Sore ini Raina berjanji menemani Disa pergi ke pameran lukisan yang berada di sebuah pusat perbelanjaan. Awalnya gadis itu mengaja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN