"Aku tidak tahu kenapa kau memutuskan untuk memisahkan diri dari istrimu dan menghabiskan waktu di sini. Padahal kau tahu, kau harus memberikan pewaris untukku." "Apa hanya itu yang ada di kepalamu, Pak Tua?" "Aku menanyakan hal yang selayaknya kutanyakan. Ketika kau memiliki penyakit jantung yang entah kapan akan datang merenggutmu, kau akan tahu bagaimana rasanya." Dalton skeptis. "Untungnya aku sangat bugar dan tidak akan memiliki penyakit seperti itu." Terdengar Walter tertawa, tawanya begitu kering dan tanpa rasa humor. Tawa yang diam-diam sangat dibenci Dalton. Karena tawa itu mirip seperti tawa ayahnya. "Kau masih muda, Cucuku. Coba saja kau di usiaku. Perlahan-lahan penyakit akan datang." "Aku sudah berinvestasi untuk jangka panjang." "Syukurlah kalau kau sadar itu lebih

