Bab 58

1092 Kata

Jenna menghabiskan malam itu dengan tidur yang gelisah. Di mana pun ia berada, tidurnya tidak pernah pulas dan tenang. Ia selalu terbangun dengan ketakutan, gemetar karena mimpi buruk. Jenna terbangun untuk ketiga kalinya sekitar pukul tiga dini hari. Ia duduk tegak di ranjang, jantungnya berdetak kencang, tubuhnya bermandikan keringat dingin meskipun udara kamar terasa sejuk. Seperti biasanya, Jenna akan berusaha mengendalikan diri, menarik napas dalam-dalam, dan menghitung mundur. Tetapi, setelah itu, mustahil untuk bisa tidur lagi. Masa lalu yang tidak ia ingat itu tetap di sana, seperti kotak hitam berisi kesialan, kecemasan dan segala macam ketakutan yang tak dapat ia hadapi. "Pergi, pergi dariku," bisik Jenna sambil mencengkram kepalanya, ia membungkuk, meremas rambutnya dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN