Tawa Dalton pecah, suaranya yang begitu menggelegar mengagetkan semua orang. Bahkan Robert yang berdiri di sisi halaman, menunggu jika sang tuan membutuhkan sesuatu, terpana mendengar tuannya tertawa, begitu keras dan geli. Sepanjang hidupnya, ia tidak pernah mendengar pria itu tertawa selepas yang ia dengar selama ini. "Nyonya Jenna memang luar biasa," pikir pria itu, menoleh ke arah dua pelayan yang ditugasinya melayani sang nyonya. Matanya membulat penuh arti, kedua pelayan itu tampak merasa bersalah sekaligus salah tingkah. "Apa yang sudah kalian rencanakan bersama Nyonya sampai-sampai membuat Tuan tertawa sekeras itu?" Kedua pelayan itu mendekat, memberi gestur agar Robert sedikit merunduk. Dengan bersahabat Robert mendekat, mendengar salah satu dari pelayan itu berbisik, "Ny

