Sudah terlanjur dilihat, mau dikata apa? Kini lebih baik memperbaiki suasana yang sudah terlanjur canggung. Ishana dan Tristan tidak mau lama-lama berdiam diri seperti orang asing. Ini kan malam pertama mereka jadian, memang apa salahnya jika sedikit berbagi kasih melalui sentuhan bibir. Tapi, jika sudah seperti ini, kalimat apa untuk memulakan pembicaraan kembali? “Tristan,” “Ishana,” ucap keduanya hampir secara bersamaan. Memangnya ada kontak batin diantara mereka, sehingga untuk memulai sesuatu saja harus bersamaan? “Kamu mau bicara apa Tristan?” tanya Ishana. “Ah, kamu tadi yang mau bicara apa? Bicara saja duluan.” Seperti pria gentle, Tristan mempersilahkan Ishana untuk bicara terlebih dahulu. “Ah, itu … apa tidak sebaiknya kita bergabung dengan yang lain?” tanya Ishana. “Ya, a

